Pemprov Sumut Dukung Nias Sport Festival 2027, Dorong Pariwisata dan Ekonomi Lokal
WartaCuan.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mendukung rencana pelaksanaan Nias Sport Festival 2027 yang diproyeksikan menjadi ajang pengembangan olahraga masyarakat sekaligus sarana promosi pariwisata dan penggerak ekonomi Kepulauan Nias.
Dukungan tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Timur Tumanggor, ketika menerima audiensi Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Sumut, Muhammad Daffasya Sinik, di Ruang Rapat Sekda Lantai 9 Kantor Gubernur Sumut, Kamis (5/11/2026).
Dalam pertemuan itu, KORMI Sumut memaparkan sejumlah program prioritas organisasi untuk 2027, termasuk persiapan Nias Sport Festival. Timur menilai, penyelenggaraan kegiatan olahraga dalam skala besar dapat memberikan manfaat lebih luas daripada sekadar meningkatkan kesehatan dan kebugaran masyarakat.
Menurutnya, festival olahraga berpeluang menciptakan aktivitas ekonomi baru melalui peningkatan kunjungan wisatawan, terbukanya kesempatan usaha, serta keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ia berharap penyelenggaraan Nias Sport Festival dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat Kepulauan Nias, khususnya melalui partisipasi pelaku UMKM dan komunitas setempat.
“Bapak Gubernur sangat mendukung pengembangan olahraga masyarakat. Harapannya, masyarakat Sumut semakin sehat, bugar, aktif, dan produktif,” ujarnya.
Timur turut menyoroti kontribusi KORMI dalam mendorong olahraga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Beragam aktivitas olahraga rekreasi dinilai dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat sekaligus mempererat hubungan sosial.
Sementara itu, Muhammad Daffasya Sinik menyampaikan bahwa Nias Sport Festival 2027 menjadi salah satu agenda utama KORMI Sumut yang sedang dipersiapkan.
Berbagai olahraga tradisional dan rekreasi masyarakat akan menjadi bagian dari festival tersebut. Beberapa di antaranya adalah ombo batu, egrang, bakiak, hadang, patok lele, pecah piring, dan tarik tambang.
Selain pertandingan dan permainan tradisional, panitia juga merancang sejumlah kegiatan pendamping untuk menambah daya tarik festival. Agenda tersebut mencakup Car Free Day, senam massal, festival seni dan UMKM, festival layang-layang, serta olahraga air atau water sport, termasuk stand up paddle.
“Kita tidak hanya menghadirkan olahraga tradisional. Festival ini juga akan diramaikan dengan Car Free Day, senam massal, festival seni dan UMKM, festival layang-layang, serta berbagai olahraga air,” jelas Daffasya.
Daffasya menjelaskan, terdapat tiga sasaran utama yang ingin dicapai melalui penyelenggaraan festival ini, yaitu mendorong kemajuan pariwisata, meningkatkan perekonomian masyarakat, serta menjaga kelestarian sosial dan budaya Kepulauan Nias.
Untuk lokasi pelaksanaan, KORMI Sumut merencanakan kegiatan dipusatkan di kawasan Pantai Pasir Berbunyi dan Alun-Alun Kota Gunungsitoli.
Kedua kawasan tersebut dipilih sebagai lokasi untuk memperkenalkan daya tarik wisata Kepulauan Nias kepada khalayak yang lebih luas. Selain itu, penyelenggaraan festival diharapkan membuka kesempatan bagi UMKM dan komunitas lokal untuk menampilkan produk maupun potensi yang dimiliki.
“Nias Sport Festival 2027 diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat Kepulauan Nias,” harapnya.
KORMI Sumut Susun Agenda Olahraga hingga 2029
Di luar persiapan Nias Sport Festival, KORMI Sumut juga menyampaikan rencana pengembangan olahraga masyarakat untuk beberapa tahun mendatang.
Salah satu agenda terdekat adalah Festival Olahraga Rekreasi Provinsi Sumatera Utara (FORPROVSU) I. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 19–26 November 2026 di Kompleks Dispora Sumut.
Organisasi tersebut juga tengah menyiapkan partisipasi Sumatera Utara dalam Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) IX Tahun 2027 yang akan digelar di Sulawesi Tengah.
Tak berhenti di sana, KORMI Sumut turut merencanakan pengajuan Sumatera Utara sebagai salah satu calon tuan rumah FORNAS X Tahun 2029.
“Tidak hanya mempersiapkan FORPROVSU, kami juga menyampaikan sejumlah agenda pengembangan olahraga masyarakat lainnya, termasuk rencana mengikuti FORNAS IX Tahun 2027 dan rencana Sumut mengajukan diri sebagai calon tuan rumah FORNAS X Tahun 2029,” ungkap Daffasya.
Audiensi antara Pemprov Sumut dan KORMI Sumut tersebut juga dihadiri Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumut, Mulyono, Sekretaris KORMI Sumut, Ramadan, beserta sejumlah pengurus KORMI Sumut.
Dukungan pemerintah provinsi terhadap Nias Sport Festival 2027 diharapkan dapat memperluas partisipasi masyarakat dalam olahraga rekreasi sekaligus mengangkat potensi wisata dan kekayaan budaya Kepulauan Nias.
Sinergi pemerintah, komunitas olahraga, pelaku UMKM, dan masyarakat setempat diharapkan menjadikan festival tersebut lebih dari sekadar kegiatan olahraga. Ajang ini berpotensi menjadi wadah promosi destinasi wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Sumatera Utara.
