Pemprov Riau Dorong Sport Tourism, Pekanbaru Disiapkan Jadi Pusat Event Olahraga
WartaCuan.com - Pemerintah Provinsi Riau mendorong pengembangan sport tourism atau wisata olahraga sebagai salah satu upaya menggerakkan perekonomian dan memperkuat sektor pariwisata daerah. Kota Pekanbaru dinilai memiliki potensi untuk menjadi tuan rumah berbagai kegiatan olahraga berskala regional hingga nasional.
Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Helmi D, menyatakan pemerintah daerah menyambut baik pengembangan sektor olahraga dan otomotif. Dukungan tersebut juga diberikan kepada kepengurusan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Riau yang kembali dipimpin Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho.
Helmi menilai pengalaman Agung di dunia otomotif serta perannya sebagai kepala daerah dapat menjadi modal untuk mengembangkan organisasi dan kegiatan IMI di Riau. Ia berharap kepemimpinan tersebut mampu mendorong prestasi sekaligus memperluas aktivitas otomotif di daerah.
"Saya yakin, dengan pengalaman Pak Agung di dunia otomotif ditambah beliau sebagai Wali Kota Pekanbaru, IMI Riau akan semakin berkembang dan mampu meraih prestasi yang lebih tinggi," ujar Asisten II Helmi di Hotel Premiere Pekanbaru, Selasa (03/11/2026).
Menurut Helmi, Pekanbaru memiliki peluang untuk memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata olahraga di Sumatera. Statusnya sebagai ibu kota Provinsi Riau, ditambah aksesibilitas dan ketersediaan fasilitas serta layanan pendukung, menjadi sejumlah modal untuk menyelenggarakan berbagai agenda olahraga.
"Apalagi Pak Agung memiliki perhatian besar untuk menjadikan Pekanbaru sebagai salah satu pusat sport tourism atau wisata olahraga di Sumatera. Sebagai ibu kota Provinsi Riau, Pekanbaru memiliki potensi besar untuk menjadi tujuan penyelenggaraan berbagai kegiatan olahraga berskala regional maupun nasional," jelasnya.
Helmi menambahkan, penyelenggaraan event olahraga dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas daripada sekadar pencapaian prestasi atlet. Kehadiran peserta dan pengunjung berpotensi meningkatkan aktivitas usaha di berbagai sektor, seperti perhotelan, transportasi, kuliner, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Kegiatan seperti ini bukan hanya melahirkan atlet berprestasi tetapi juga menggerakkan perhotelan, transportasi, kuliner, UMKM, dan sektor ekonomi masyarakat lainnya. Pemerintah Provinsi Riau menyambut baik dan mendukung arah pengembangan tersebut," ungkap Helmi.
Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru sekaligus Ketua IMI Riau, Agung Nugroho, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Pekanbaru untuk menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IMI.
Agung mengatakan, agenda tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi Riau kepada perwakilan IMI dari berbagai wilayah Indonesia. Kehadiran peserta dari 38 provinsi diharapkan dapat meningkatkan perhatian terhadap Pekanbaru dan membuka peluang investasi.
"Alhamdulillah, kita menjadi tuan rumah Rakernas. Tentu kehadiran 38 provinsi ini bisa mengenalkan Provinsi Riau, bahkan Kota Pekanbaru. Harapan kita ke depan semakin banyak yang datang, baik untuk berinvestasi maupun melihat berbagai potensi yang ada di sini," kata Agung.
Ia berharap Rakernas IMI dapat menjadi awal bagi masuknya lebih banyak agenda otomotif dan pariwisata berskala nasional ke Pekanbaru. IMI Riau berencana mendorong penyelenggaraan beragam kegiatan, mulai dari kompetisi balap hingga event pariwisata.
Selain mendatangkan kegiatan, Agung juga berharap pemerintah memberikan dukungan terhadap pembangunan fasilitas olahraga untuk menunjang aktivitas dan pembinaan atlet, terutama di Kota Pekanbaru.
"Kedepannya IMI Riau akan membawa event-event nasional ke Kota Pekanbaru. Termasuk event pariwisata, balapan, dan kegiatan lainnya. Harapan kita juga ada fasilitas atau bangunan olahraga yang bisa dibantu pembangunannya, khususnya untuk Kota Pekanbaru," harapnya.
Agung menegaskan, pengembangan olahraga otomotif perlu dibarengi dengan pembentukan ekosistem yang sehat dan terarah. Upaya IMI Riau, menurutnya, tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan kompetisi, tetapi juga mencakup pembinaan atlet dan pengembangan kegiatan otomotif yang sesuai aturan.
Ia turut menekankan pentingnya mencegah balapan liar dengan mengarahkan minat masyarakat terhadap otomotif ke aktivitas yang positif dan terorganisasi.
"Kemudian, semoga kita tentu bisa berkolaborasi melalui dunia otomotif untuk membangun Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru. Kita juga menentang balapan liar, memajukan otomotif, serta memperhatikan seluruh atlet yang tergabung di dalamnya," pungkas Wako Agung.
Kolaborasi Pemprov Riau dan IMI Riau diharapkan dapat memperluas penyelenggaraan event olahraga, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta menggerakkan sektor usaha dan perekonomian masyarakat di Pekanbaru maupun daerah sekitarnya.
