Rabu, 04 Nov 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Beranda › Teknologi
Teknologi

Noetix Robotics Luncurkan Robot Humanoid Bumi Seharga Rp23 Juta, Sasar Keluarga dan Sekolah

✍️ Fajar Hidayat 🕒 04 Nov 2026 👁️ 1x dibaca
Robot humanoid buatan China yang dijual dengan harga murah, bahkan lebih rendah dari harga iPhone.
Robot humanoid buatan China yang dijual dengan harga murah, bahkan lebih rendah dari harga iPhone. Foto: Technode

WartaCuan.com - Perusahaan teknologi asal China, Noetix Robotics, menghadirkan robot humanoid bernama Bumi dengan harga 9.998 yuan atau sekitar Rp23 juta. Harga tersebut bahkan lebih rendah dibandingkan iPhone 18 Pro varian 256 GB di Indonesia yang dibanderol Rp27.499.000.

Dengan perbedaan harga sekitar Rp4,5 juta, Bumi menjadi salah satu contoh upaya perusahaan teknologi China menghadirkan robot humanoid yang lebih terjangkau bagi konsumen umum.

Bumi dirancang bukan hanya sebagai perangkat teknologi, tetapi juga sebagai sarana edukasi pemrograman dan teman pendamping. Robot berukuran kecil ini dapat digunakan untuk mempelajari pengaturan gerakan, termasuk memprogramnya agar melakukan aktivitas seperti menari.

Noetix pertama kali memperkenalkan Bumi pada Oktober 2025. Produk tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas penggunaan robot humanoid, yang selama ini lebih banyak dikaitkan dengan kebutuhan penelitian, industri, dan demonstrasi teknologi.

Melalui Bumi, Noetix membidik konsumen keluarga dan institusi pendidikan, termasuk sekolah yang ingin memanfaatkan robot sebagai media pembelajaran teknologi serta pemrograman.

Noetix Robotics didirikan oleh Jiang Zheyuan pada September 2023. Sebelum membangun perusahaan tersebut, Jiang diketahui meninggalkan studi doktoralnya di Universitas Tsinghua.

Pada awal pengembangannya, Noetix berfokus pada pembuatan perangkat keras dan sistem kendali gerak. Perusahaan berupaya menghasilkan robot yang mampu menjaga keseimbangan, bergerak, serta merespons perintah secara andal.

Salah satu cara perusahaan menekan biaya produksi Bumi adalah menggunakan material komposit pada bagian bodi. Strategi ini mengurangi ketergantungan terhadap struktur berbahan logam.

Selain pemilihan material, Noetix juga menerapkan pendekatan harga sejak tahap perancangan. Dengan cara tersebut, desain dan biaya produksi dapat disesuaikan dengan target harga jual yang telah ditentukan sejak awal.

Pesanan Bumi Meningkat Setelah Tampil di Gala Festival Musim Semi

Selain Bumi, Noetix mengembangkan robot humanoid lain bernama N2. Robot tersebut berhasil meraih posisi kedua dalam ajang lari setengah maraton khusus robot humanoid di Beijing pada 2025.

Popularitas perusahaan juga meningkat setelah Bumi tampil dalam sebuah sketsa di acara Gala Festival Musim Semi China 2026.

Dikutip KompasTekno dari Tech Node, pendiri Noetix, Jiang Zheyuan, menyebut pesanan Bumi mengalami peningkatan setelah robot tersebut muncul dalam acara tersebut.

Dalam sebuah pameran pada Maret 2026, Jiang menargetkan penjualan Bumi dapat melampaui 10.000 unit sepanjang tahun ini.

Namun, meningkatnya permintaan juga menjadi tantangan bagi perusahaan. Noetix perlu menjaga ketersediaan komponen, mengelola proses perakitan, dan mempertahankan kualitas produk seiring bertambahnya jumlah pesanan.

Perluas Pengembangan AI untuk Robot

Noetix tidak hanya mengembangkan teknologi perangkat keras, tetapi juga mulai meningkatkan investasi pada kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung kemampuan robot.

Pada September 2026, perusahaan memperkenalkan submerek Scalabot dan arsitektur model dunia bernama Heron. Keduanya menjadi bagian dari pengembangan teknologi embodied intelligence.

Teknologi tersebut memungkinkan robot memahami kondisi lingkungan di sekitarnya dan melakukan tindakan fisik berdasarkan informasi yang diterima.

Noetix berharap harga robot humanoid yang semakin terjangkau dapat memperluas akses masyarakat terhadap teknologi tersebut. Penggunaan robot secara lebih luas juga berpotensi menghasilkan pengalaman dan data yang dapat dimanfaatkan untuk melatih model AI, sehingga kemampuan robot terus berkembang.

Untuk memperluas pasar, Noetix turut menyiapkan strategi ekspansi ke luar China. Sejumlah wilayah yang menjadi sasaran pemasaran meliputi Amerika Utara, Eropa, Timur Tengah, Asia Tenggara, Jepang, dan Korea Selatan.

FH
Fajar HidayatRedaktur
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update