Minggu, 01 Nov 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Beranda › Olahraga
Olahraga

Padel Resmi Debut di Asian Games 2026, Siap Bidik Masuk Program Olimpiade

✍️ Fajar Hidayat 🕒 29 Sep 2026 👁️ 20x dibaca
Padel Resmi Debut di Asian Games 2026, Siap Bidik Masuk Program Olimpiade
Padel Resmi Debut di Asian Games 2026, Siap Bidik Masuk Program Olimpiade Foto: Istimewa

Wartacuan.com - Cabang olahraga padel resmi mencatatkan sejarah baru dengan melakukan debut sebagai cabang olahraga perebut medali pada ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Pertandingan yang berlangsung di Nagoya City Higashi Sports Center sejak 28 September hingga 3 Oktober 2026 ini menjadi batu loncatan strategis bagi Federasi Padel Internasional (FIP) dalam ambisinya membawa padel menuju panggung Olimpiade.

Ajang multi-cabang terbesar se-Asia ini diikuti oleh 20 pasangan ganda putra dan 23 pasangan ganda putri dari berbagai negara, termasuk kontingen Indonesia yang turut menurunkan atlet terbaiknya untuk bersaing memperebutkan medali.

Pejabat FIP, Donatella Del Gaudio, menegaskan bahwa keikutsertaan padel di Asian Games merupakan langkah konkret untuk mendekatkan olahraga raket ini ke program Olimpiade.

"Kami berupaya keras untuk mewujudkannya dalam waktu dekat," ujarnya kepada AFP.

"Ini merupakan langkah yang membawa olahraga ini semakin dekat menuju Olimpiade," kata Del Gaudio.

Padel sendiri merupakan perpaduan antara tenis dan squash yang umumnya dimainkan secara ganda memakai raket padat tanpa senar. Dimainkan di lapangan berukuran lebih kecil dari tenis dan dikelilingi dinding kaca, bola dalam permainan padel dapat dipantulkan ke dinding sehingga menuntut taktik yang berbeda dari tenis biasa.

Pemain asal Filipina, Joshea Malazarte, menggambarkan padel sebagai olahraga yang sangat mengandalkan strategi dan ketenangan ruang.

"Anda harus membuka sudut pukulan untuk bisa menang; Anda tidak bisa terburu-buru dalam meraih poin," kata Malazarte seperti dikutip AFP.

Popularitas padel dalam beberapa tahun terakhir melonjak pesat secara global, didukung oleh kegemaran sejumlah megabintang dunia seperti Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, Carlos Alcaraz, hingga pembalap F1 Max Verstappen. Menurut data FIP, padel kini telah dimainkan oleh puluhan juta orang di 170 negara dengan lebih dari 85.000 lapangan di seluruh dunia.

Di Nagoya, kompetisi digelar tanpa pemungutan biaya tiket untuk menarik antusiasme publik Jepang. Seorang penonton lokal, Yuko Hiraiwa (60), mengaku terkesan usai menyaksikan keseruan pertandingan secara langsung.

"Saya bermain padel, tetapi ini pertama kalinya saya menyaksikannya secara langsung. Pertandingannya sangat dinamis dan seru," ujarnya kepada AFP.

Meski jalan menuju Olimpiade memerlukan proses panjang—sebagaimana squash yang baru resmi masuk pada Los Angeles 2028—debut padel di Asian Games 2026 menjadi pembuktian bahwa olahraga ini memiliki basis kompetisi profesional, daya tarik penonton, dan potensi perkembangan yang masif di kawasan Asia.

FH
Fajar HidayatRedaktur
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update