Senin, 02 Nov 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Beranda › Daerah
Daerah

Mendagri Tito Minta Kepala BNPPDT Maruli Prioritaskan Pembangunan Daerah Terpencil

✍️ Fajar Hidayat 🕒 19 Oct 2026 👁️ 9x dibaca
Wakil Panglima TNI Jenderal Maruli Simanjuntak resmi menerima tugas dan tanggung jawab sebagai Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT), Senin (19/10/2026).
Wakil Panglima TNI Jenderal Maruli Simanjuntak resmi menerima tugas dan tanggung jawab sebagai Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT), Senin (19/10/2026). Foto: Istimewa

WartaCuan.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT) Jenderal Maruli Simanjuntak memprioritaskan pembangunan di daerah terpencil. Permintaan itu disampaikan Tito seusai prosesi serah terima tugas dan tanggung jawab Kepala BNPPDT pada Senin (19/10/2026).

“Bagaimana mengembangkan daerah yang terpencil dengan skala prioritas seperti Enggano, Pulau Nias. Kemudian daerah perbatasan terluar,” ujar Tito dikutip dari siaran Youtube Kompas TV, Senin.

Mandat BNPPDT di Kawasan Perbatasan

Tito menjelaskan, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) yang kini berganti nama menjadi BNPPDT bertugas mengembangkan kawasan perbatasan serta mewujudkan kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat. Badan ini juga menangani persoalan perbatasan dengan negara tetangga dan mengelola Pos Lintas Batas Negara (PLBN).

Menurut Tito, pengelolaan PLBN diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka pusat kegiatan ekonomi baru di wilayah perbatasan. Ia menilai kesejahteraan warga perbatasan penting untuk memperkuat nasionalisme. Masyarakat yang lebih sejahtera diharapkan menjadikan kawasan perbatasan sebagai zona penyangga terhadap potensi infiltrasi dari luar negeri, baik lewat darat maupun laut.

“Saya berharap banyak di bawah Jenderal Maruli yang sudah banyak pengalaman dan masih menjabat sebagai Wakil Panglima TNI tugas-tugas BNPP ini ditambah daerah tertinggal (terpencil) akan lebih efektif,” ujar Tito.

Tanggapan Maruli

Maruli mengatakan ingin berkontribusi bagi negara lewat jabatan barunya.

“Sebetulnya di perjalanan saya, awalnya saya sudah merasa cukup sebetulnya. Cuma terlintas bayangan saya, kalau misalnya saya ke daerah-daerah terpencil dan berbuat sesuatu, mudah-mudahan ada yang bisa saya lakukan,” ujar Maruli.

Ia mengaku masih harus banyak belajar soal tugas dan tanggung jawabnya di BNPPDT. Meski begitu, latar belakang militernya membekali dia dengan pengalaman memahami persoalan di perbatasan dan daerah terpencil.

“Mudah-mudahan dengan arahan nanti Pak Mendagri, kami bisa berbuat sesuatu. Khususnya relevan dengan penugasan selaku BNPP yang kita kembangkan menjadi BNPPDT dan juga untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Maruli.

Dilantik Presiden untuk Dua Jabatan

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melantik Maruli untuk merangkap dua jabatan, yakni Wakil Panglima TNI dan Kepala BNPPDT. Ia menggantikan Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai Wakil Panglima TNI. Pengangkatan itu dibacakan Sekretaris Militer Presiden Jenderal TNI Wahyu Yudhayana di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/10/2026).

“Mengangkat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil,” ujar Sekretaris Militer Presiden Jenderal TNI Wahyu Yudhayana di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Setelah itu, Prabowo mendiktekan sumpah jabatan yang diikuti Maruli.

“Saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara,” ujar Prabowo mendikte penggalan sumpah jabatan yang diikuti Maruli.

FH
Fajar HidayatRedaktur
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update