BRI dan PNM Perkuat UMKM Tolitoli Lewat Program Pengembangan Kapasitas Usaha
IniKabarku.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) bersama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menjalankan Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) untuk mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar lebih produktif, berdaya saing, dan mampu menyesuaikan diri dengan ekonomi digital. Di Tolitoli, program ini diharapkan membantu UMKM tumbuh berkelanjutan dan naik kelas.
Relationship Manager (RM) Mikro BRI Cabang Tolitoli, Syafril, menyebut kolaborasi dengan PNM dalam kegiatan PKU dilakukan secara rutin. Menurutnya, hal itu menjadi wujud komitmen BRI dalam memberdayakan dan mengembangkan pelaku usaha.
Salah satu materi utama dalam program ini adalah edukasi pengelolaan keuangan yang produktif. Dengan materi tersebut, pelaku UMKM diharapkan dapat mengatur keuangan usahanya dengan lebih baik sehingga bisnis mereka tetap berjalan dalam jangka panjang.
Selain keuangan, BRI mendorong peningkatan literasi digital. Pemanfaatan teknologi dinilai penting agar pelaku usaha bisa mengikuti perubahan pasar, menjangkau pemasaran yang lebih luas, dan membuka peluang penjualan yang lebih besar.
BRI juga menaruh perhatian pada peningkatan kualitas produk dan strategi pemasaran. Upaya ini diharapkan membantu pelaku UMKM bersaing dan menjangkau lebih banyak konsumen di tengah ketatnya persaingan pasar.
Dari sisi layanan perbankan, BRI berupaya memperluas akses keuangan bagi pelaku usaha, antara lain dengan memfasilitasi pembentukan Agen BRILink. Kehadiran agen ini diharapkan mendekatkan layanan transaksi perbankan kepada masyarakat sekaligus menjadi sumber pendapatan tambahan bagi pelaku UMKM.
Lewat sinergi BRI dan PNM dalam PKU, pelaku UMKM diharapkan semakin cakap mengelola keuangan, memanfaatkan teknologi digital, mengembangkan pemasaran, dan mengakses layanan perbankan.
